Festival Jepang, Kembang Api Sumida Tokyo
Halo guys, saya mau menjelaskan tentang festival kembang api di TOKYO nih yang pastinya wajib kamu datengin kalau kamu lagi JALAN JALAN KE JEPANG. Acara tahunan ini konon berasal dari kebiasaan masyarakat umum Edo melihat kembang api sambil menikmati sejuknya malam musim panas loh. Menurut penjelasan lainnya, awalnya acara ini merupakan Festival Suijin yang didedikasikan untuk dewa air yang dimiliki untuk menenangkan jiwa orang-orang yang telah meninggal karena kelaparan atau wabah penyakit dan untuk mengusir wabah penyakit pada masa pemerintahan Tokugawa Yoshimune (1684-1751). Pada akhir periode Edo, festival tersebut dinamakan Ryogoku Kawarabiraki. Setelah Restorasi Meiji, abad ke-19, festival ini ditangguhkan karena terlalu banyak lalu lintas dan terlalu banyak bangunan di lingkungan tersebut. Namun pada tahun 1978 dan seterusnya dihidupkan kembali dengan nama baru, Sumidagawa Hanabi Taikai (Sumida River Fireworks Display). Kembang yang pastinya menjadi salah satu festival jepang yang menarik untuk diikuti.
Kapal-kapal peluncur kembang api, Sungai Sumida
Baca juga : Keindahan dan sejarah Bunga Sakura
Mengapa FESTIVAL KEMBANG API SUMIDA?
Sumidagawa Hanabi Taikai atau Festival Jepang Kembang Api Sumida adalah pertunjukan kembang api utama di Tokyo loh. Pertunjukan ini diadakan di dua tempat, yaitu didekat stasiun Kuramae dan satu lagi di jembatan Sakurabashi. Dua tempat ini menunjukan dua produsen kembang api terbesar dahulunya yaitu Kagiya dan Tamaya. Jadi, jangan heran jika kamu mendengar teriakan “Kagiya” atau “Tamaya” saat pertunjukan kembang api nanti.
Tahun ini, Sumidagawa Hanabi Takai diadakan Sabtu, 29 Juli 2017 lalu dan meluncurkan sekitar 22 ribu kembang api dengan total lebih dari 960 ribu orang yang datang memenuhi daerah sepanjang sungai Sumidagawa, Asakusa, dan Kuramae. Pertunjukan di mulai pukul 19.05 dan berakhir pukul 20.30. Kamu bisa ke sini melalui stasiun terdekat: Stasiun Asakusa di Jalur Ginza Tokyo Metro, Jalur Asei Asei, Jalur Tobu Skytree dan Jalur Ekspres Tsukuba. Jika Kamu bingung lokasi kembang apinya, kamu cukup mengikuti gerombolan orang dari Stasiun.
Kepdatan orang juga disebabkan karena adanya pasar jajanan dadakan di sekitar area Kuil Senso-ji. Sehingga, kamu jangan kaget ketika memasuki area Nakamise Street, kamu akan melihat lautan manusia mulai dari orang Jepang berkimono sampai turis asing yang sedang berfoto. Beruntung bagi saya, dihari itu hujan turun. Mungkin kalau cuaca cerah, akan lebih banyak lagi orang yang datang untuk menyaksikan Festival Kembang Api Sumida ini.
Foto penampakan kepadatan Nakamise Street, Asakusa
Pasar kuliner dadakan, Kuil Senso-ji
Apa aja sih yang harus kita persiapkan??
- Waktu kamu datang bersam teman atau keluarga, kamu dianjurkan datang dengan membawa tenda kecil. Biasanya orang Jepang sudah mentag tempat sejak pagi dengan alas tiker. Jika, kamu tidak mempunyai tenda, kamu cukup sediakan karpet kecil atau plastik sebagai alat mentag tempat dan alas tempat duduk nanti.
- Taglah tempat strategis dari siang atau sore hari. Tenang saja, alas tempat duduk dan makanan kamu tidak akan dipindahkan orang lain apalagi hilang. Sembari menunggu pertunjukan, Kamu bisa mengunjungi kuil Sensoji yang merupakan kuil tertua di Tokyo. (Kuil ini akan dibahas di tulisan lainnya).
- Jangan lupa membawa makanan dan minuman. Jika sudah sampai di lokasi melihat pertunjukan kembang api, sangat susah membeli makanan dan minuman. Maka, ada baiknya kiya membeli makanan serta minuman terlebih dahulu sebelum datang ke lokasi.
- Membawa payung. Walaupun judulnya kembang api musim panas, tidak menutup kemungkinan akan turun hujan di hari itu.
- Usahakan datang minimal satu jam sebelum pertunjukan dimulai. Karena dari pada kamu kesulitan menccari tempat yang sudah kamu tag karena ramainya orang-orang. Datang lebih awal ya guys biar bisa mencari tempat dan posisi duduk yang pewe.
Jangan heran jika pada hari festival ini kamu akan melihat banyak orang memakai kimono atau yukata. Dari satsiun-ke stasiun, di kereta, dan makin banyak lagi jika kamu keluar dari Stasiun Asakusa, Kamu akan melihat perempuan Jepang yang cantik dan anggun dengan balutan kimono dan rambut yang terikat rapi. Mereka biasanya memakai sendal dan membawa kipas, tas kecil. Begitu juga laki-laki Jepang. Mereka juga memakai hakama dan terlihat gagah seperti pendekar yang baru turun dari khayangan loh. Kebanyakan yang memakai pakaian ini adalah para couple pasangan muda mudi Jepang. Jikapun tidak berpasangan, biasanya sesama remaja perempuan yang bergerombol.
Dimana saja sih tempat melihat FESTIVAL KEMBANG API SUMIDA?
- Teras atap TEMBO DECK (350m) dan TEMBO GALLERIA (450m). Untuk dapat melihat dari teras ini, kamu harus membeli tiket jauh-jauh hari.
- Bagian di bawah jalan raya di utara tempat di dekat Taman Tsutsumidori dan Taman Dozohori, atau di bawah jalan raya antara tempat peluncuran di sisi timur sungai (perlu tiba lebih awal untuk mendapatkan tempat)
- Taman Shioiri di sebelah utara
- Sumida Park (mungkin perlu tiba di pagi hari untuk mendapatkan tempat)
- Jalan raya di dekat sungai yang sudah disterilkan dari kendaraan
- Mengantri di depan jembatan yang melintasi sungai. Disini kamu akan menunggu giliran melintasi dan mendapatkan pemandangan kembang api yang jelas (hanya dalam 5 menit). Kamu tidak diizinkan berhenti di jembatan, jika kamu berhenti, kamu akan ditegur oleh polisi yang mengawasi jalannya acara.
Waktu dimulai festival kembang apinya kak?
Biasanya kembang api dimulai pada pukul 7 malam. Sebelum benar-benar dimulai, ada beberapa kali dentuman kembang api uji coba dalam interval 15 menit sekali. Acara kembang api ini kira-kira berlangsung selama 90 menit, jadi kalau belum 90 menit berlalu kamu jangan meninggalkan tempat kamu ya. Karena, walaupun ada masa hening sewaktu-waktu itu bukan akhir dari acara ini.
Karena acara FESTIVAL KEMBANG API SUMIDA, TOKYO ini akan terus berlanjut sampai 90 menit. Waktu itu, saya melihat kembang api dari jalan kecil di samping sungai. Cuaca saat itu hujan namun festival tetap berlangsung karena hujannya tidak terlalu deras. Perlu diketahui bahwa, festival bisa saja dibatalkan dan diganti di tanggal lain jika cuaca buruk.
Baca juga : Review wahana dan parade asyik di Tokyo Disneyland
Pengalaman hujan-hujanan saya waktu nonton festival..
Alas tempat duduk sangat berguna jika Anda mendapat posisi strategis melihat kembang api tanpa tertutup bangunan. Namun bagi kamu yang berada di jalan kecil samping sungai (seperti pengalaman saya), alas tempat duduk hanya digunakan saat menunggu pertunjukan. Nyatanya, ketika kembang api dimulai, orang-orang sangat ramai. Banyak dari mereka kemudian berjalan satu arah (karna hanya bisa satu arah) sambil mengabadikan kembang api yang begitu indah tersebut, dan meghalangi pandangan orang-orang yang duduk. Oh ya katanya sih ya, Festival Kembang Api ini adalah festival yang dinikmati dengan berdiri sambil berjalan.
Setelah pertunjukan di lokasi pertama usai, maka saya langsung beralih ke arah jembatan untuk mengantri melewati jembatan. Tempat ini begitu strategis untuk mendapatkan potret kembang api yang bagus. Walaupun hanya sebentar dan dilarang berhenti di sepanjang jembatan, sangat sayang jika Anda melewatkan kesempatan melihat kembang api dari sini.
Bagaimana? Sudah menyiapkan rencana untuk melihat Sumidagawa Hanabi Taikai bersama pasangan Anda? Atau bersama keluarga? See you di tahun 2018 nanti ya..
Ayo Ke Jepang bersama kami hubungi Fadli WA di +8180 5474 9648 yaaa. we waiting for you 🙂
Penampakan kembang api di jembatan penyeberangan, Sungai Sumida
Ikuti terus informasi terbaru tentang Jepang, dan tanyakan apa saja tentang Jepang kesini :
Whatsapp penulis
Instagram @ykjpn
Line id : @yukkejepang