BEASISWA KE JEPANG, MIMPIKAH?

Siapa yang mau belajar ke Jepang dengan beasiswa? mungkin hampir semua orang yang ditanya soal ini menjawab “saya mau”. Tapi, bagaimana cara mencari BEASISWA KE JEPANG. Dalam tulisan ini, saya akan menceritakan sedikit pengalaman saya sedari lulus SMA hingga bisa mendapat beasisea ke jepang yeaay.. Pertama saya bersyukur bisa menghabiskan masa SMA saya di salah satu sekolah favorit MAN Insan Cendekia serpong. Sekedar info, saat ini saya menerima beasiswa Monbukagakusho、atau singkatnya beasiswa Monbusho untuk program d3.

Saran saya bagi adik-adik yang masih di bangku SMP, nanti setelah lulus SMP cari SMA yang paling bagus yang bisa kalian masuki. Karena, menurut saya SMA ini adalah masa-masa penting dalam pembentukan jati diri dan sebagai langkah awal masa depan kalian. Jadi pesan pertama saya, jangan sampe salah pilih SMA yaa…

Beginilah proses saya mencari BEASISWA KE JEPANG.

Selanjutnya setelah kalian masuk di SMA terbaik, usahakanlah diri  kamu dalam mengikuti lomba-lomba selama masa SMA. Ikuti klub bidang studi, pilih salah satu mata pelajaran yang kalian suka, dan tekunilah pelajaran tersebut hingga kamu menjadi pro di bidang itu.

Sewaktu kelas x, saya mendaftar di 2 bidang mata pelajaran tim olim, yaitu tim kimia dan komputer. Tapi di tengah perjalanan, saya lebih condong dan memilih fokus di tim kimia. Akhirnya saya mulai menekuni dan menyukai mata pelajaran kimia sejak kelas x. Singkat cerita, saya aktif di berbagai lomba kimia di kelas xi dan mengikuti olimpiade sains tingkat kabupaten tangerang selatan.

Prestasi saya selama di MAN tidak terlalu buruk dan tidak terlalu bagus juga sih. Alhamdulillah saya mengumpulkan banyak piagam finalis, mendali perak olimpiade sains al-azhar pusat, juara 2 OSK tangsel, peserta OSP banten. Saya bersyukur bisa mendalami mata pelajaran kimia, mengikuti berbagai macam camp kimia selama persiapan olim, dll. Ya, akhirnya saya tercelup benar-benar kedalam pusaran kimia, yang akhirnya menyeret saya masuk Teknik industri UGM dan keterima monbukagakusho program D3 teknik kimia.

Setelah mengikuti lomba dan belajar yang rajin di SMA apa selanjutnya kak?

Setelah memilih SMA yang bagus, mengikuti lomba-lomba dan mendalami mata kuliah yang kamu suka. Kini saatnya saya menceritakan proses mendaftar beasiswa yang saya terima sekarang yang mengantarkan saya bisa sekolah di Jepang. Usahakan selama SMA, kamu harus berjuang untuk mendapatkan nilai rapor dan nilai UN yang bagus. Karena seleksi tahap awal sekali adalah seleksi berkas dan kalian harus melewati nilai rata-rata un yang sudah ditetapkan oleh pihak kementerian pendidikan Jepang.

Setelah berjuang membuat nilai rapor dan UN bagus, kalian bisa mengecek persyaratan dan tanggal , tempat, materi ujian beasiswa monbukagasho di http://www.id.emb-japan.go.jp/sch.html . di website ini terdapat berbagai jenjang pilihan beasiswa yang dapat kamu ikuti tesnya, disana juga terdapat persyaratan dan berkas-berkas yang dibutuhkan untuk mendaftar BEASISWA MONBUKAGAKUSHO. So, buat kamu para pejuang BEASISWA KE JEPANG langsung kepoin aja website diatas ya.

Mengapa memilih BEASISWA KE JEPANG MONBUKAGAKUSHO?

Karena selain kamu mendapatkan kesempatan belajar di Jepang, dengan beasiswa monbusho ini kamu juga mempunyai kesempatan untuk bisa menguasai bahasa dan budaya Jepang. Karena memang nantinya bahasa pengantar pelajaran kamu adalah Bahasa Jepang. seru kan ? iya dong pastinya seru karena bisa punya banyak temen Jepang nantinya.

Lalu, BEASISWA KE JEPANG MONBUKAGAKUSHO ini selain moncover biaya pendidikan kamu selama di Jepang. Beasiswa ini juga memberimu uang bulanan sebesar JPY 120.000, atau kira kira kalau dirupiahkan sebesar 14 JUTA. Itu perbulan kak? iya dong, itu gaji kamu setiap bulan untuk membiayai hidup kamu selama kamu di Jepang.

Saran saya dalam proses awal pendaftaran BEASISWA MONBUKAGAKUSHO :

  1. Lihat kembali nilai rapor anda dan nilai UN anda baik-baik. karena di tahap ini nilai rapor dan UN menjadi salah satu komponen penting dalam penilian seleksi berkas.
  2. Setelah itu, siapkan strategi dan hitunglah peluang kamu. terdapat 3 pilihan S1, D3, dan D2. Bagi kamu anak IPS, kamu hanya bisa mendaftar di program S1 dan D2. Sedangkan kamu anak IPA kamu bisa mendaftar di sumua program baik S1, D2, dan D3. Karena untuk lulus di program S1, saran saya sih kamu daftar aja di program D3 atau D2 terlebih dahulu baru nanti ekstensi S1 setelah lulus program diploma. Jika nilai kamu bagus sewaktu program diploma dan kamu lolos tes ekstensi universitas, kamu bisa ekstensi beasiswa monbukagakusho kamu selama 2 tahun sampai kamu lulus S1. Sekedar informasi, diprogram D3 hanya terdapat jurusan teknik. Pesan saya, lihat kemampuan diri kamu, dan jangan terlalu memaksakan. Tapi, kalau kamu yakin bisa, just go ahead..

 

Oke kak, saya sudah menetapkan pilihan program yang saya mau ikuti, Selanjutnya  …

  1. Setelah memutuskan program yang akan kamu pilih, download formulir program tersebut dan isi formulirnya dengan benar dan baik. Point penting dalam pengisian formulir adalah pasang foto terbaik, lalu isi pada bagian alasan, isilah essai tersebut dengan sebaik-baiknya. Karena nantinya ketika tes wawancara, bagian itulah yang akan dibaca oleh penguji. Dalam pengisian identitas, alamat, jurusan, kontak darurat isi saja saja seperti biasa dan tidak terlalu penting dan tidak memengaruhi nilai dalam proses seleksi.
  2. Selanjutnya, periksalah formulir yang telah kamu isi kepada orang yang jago bahasa inggris. Oh iya, jangan lupa ya, formulir harus diisi dengan menggunakan bahasa inggris.
  3. Hal terakhir, setelah kamu merasa oke dengan formulir kamu, pilihlah jasa pengiriman yang terbaik untuk mengantar formulir kamu. Jangan lupa untuk memastikan formulir kamu sampai sebelum waktu deadline pendaftaran. Jadi, jangan sampai telat mengirim yaaa…

Selanjutnya, bagi kamu yang dinyatakan lulus seleksi berkas, kamu akan dipanggil untuk mengikuti tes. Pertama tes tulis, setelah itu jika lolos kalian akan mengikuti tes wawancara. Berikut cerita pengalaman saya dalam mengikuti tes tulis dan tes wawancara.

1. TES TULIS

Karena domisili saya di Depok, maka saya memilih lokasi tes tulis di Universitas Indonesia. Tes seleksi dilakukan di lingkungan Fakultas Ilmu Budaya tepatnya di pusat studi Jepang. Dulu untuk mencapai kesana, saya menggunakan KRL commuter line lalu turun di stasiun Universitas Indonesia, trus saya naik ojek sekitar Rp 10.000 untuk mencapai ke tempat ujian. Trus setelah registrasi dan mengetahui nomer tempat duduk, tes tulis dimulai.

Pertama-tama adalah tes matematika, tes matematika sih waktu itu isian singkat, soalnya kebanyakan tentang turunan dan integral. Menurut saya sih ga terlalu susah. Setelah selesai tes matematika, ada waktu istirahat sejenak, dan kita disuruh keluar dari tempat tes. Selanjutnya, karena saya memilih jurusan teknik kimia (berbau kimia), maka saya mengikuti tes kimia. Bagi kamu yang memilih jurusan berbau fisika kamu diwajibkan mengikuti tes fisika bukan kimia. Ruang tesnya sama, tapi soal tes kimia adalah pilihan ganda dan tidak terlalu susah. Temen sebelah saya saja bisa selesai hanya dalam waktu 30 menit.

Untuk cara belajar, saya sih ga ada persiapan khusus, lagi kan waktu itu udah mati-matian buat belajar SNMPTN tulis. Jadi sewaktu mempersiapkan ujian monbukagakusho ini saya hanya melihat soal tahun sebelumnya dan mencoret-coret singkat saja. Bagi kamu yang ingin mengetahui soal-soal tahun sebelumnya kamu bisa buka link ini http://www.studyjapan.go.jp/en/toj/toj0302e-32.html#1 .

What should we do to pass this test?

  1. Serius sewaktu belajar persiapan UN dan SBMPTN tulis. Buat kelompok belajar dengan orang orang yang memang punya niat belajar yang besar.
  2. Tak usah terlalu grogi, santai saja sewaktu tes. Kalau bisa persiapkan juga bahasa inggrisnya sedikit. karena soal ditulis dalam bahasa inggris.
  3. Tidur yang cukup sebelum tes dan jangan lupa saraapan,
  4. Sampai ditempat ujian 30 menit sebelum ujian dimulai.
  5. kerjaan soal yang kamu bisa terlebih dahulu, kerjakaan secara maksimal dan tidak usah teburu buru.

2. TES WAWANCARA MONBUSHO

Hasil tes tulis kira-kira diumumkan sekitar bulan Agustus, dan tes wawancara juga dilakukan dekat dekat setelah pengumuman hasil seleksi. Tes wawancara diadakan di Kedubes Jepang yang terletak di Sudirman. Saya berangkat pagi dari depok menggunakan KRL dan turun di stasiun Sudirman, dari Stasiun Sudirman saya naik kopaja dan turun di plaza indonesia.

Jangan lupa untuk membawa id tanda pengena. Karena untuk masuk ke dalam Kedubes Jepang dibutuhkan id tanda pengenal yang nantinya akan ditukar dengan nametag pengunjung. Kalau pun kamu lupa membawa id pengenal, kamu bisa menelpon pihak KEDUBES JEPANG lalu bilang ke mereka bahwa kamu adalah peserta tes wawancara BEASISWA MONBUKAGAKUSHO, dan kamu telah tiba di kedubes tapi kamu tidak bisa masuk ke dalam karena kamu tidak membawa id. Nanti petugas kedubes akan menjemput dan mengantarmu ke tempat ujian. Selain tes wawancara, pengalaman saya untuk program D3 pada saat yang sama juga  diadakan tes Bahasa Inggris dan Bahasa Jepang. Kalau pengalaman saya sih pada waktu itu, isi Bahasa Inggris sebisanya karena soalnya PG, untuk Bahasa Jepang saya hanya menulis nama, dan tidak menjawab apa-apa, karena saya memang tidak mengerti Bahasa Jepang pada waktu itu. Hehe

Cara ampuh menghadapi tes wawancara monbusho :

  1. Be your self, ga usah muluk-muluk jawab pertanyaannya dan jangan sampe grogi. Tarik nafas dan ceritakan saja sejujurnya tentang dirimu secara runut dan jelas. Mengapa Jepang, apa bidang yang kamu ingin pelajari di Jepang, dll.
  2. Cari sedikit informasi tentang Jepang. Misal pemenang noble dibidang yang kamu ingin tuju, atau kebijakan bisnis Jepang kalau misalnya kamu ingin masuk jurusan bisnis.
  3. Gunakan pakaian yang rapi dengan rambut yang juga rapi. karena ingat first impression itu penting buat orang Jepang.
  4. Jelaskan dan tunjukan nilai lebih kamu, karena nilai lebih itu penting. Misalnya contih saya, saya selain mengikuti lomba kimia, saya juga aktif di ekskul basket dan juga osis SMA.
  5. Yakinkan mereka dengan jawabanmu bahwa mereka tidak salah memilih kamu, Jangan buat mereka ragu dengan jawabanmu. Misal: apabila ditanya apakah kamu suka makanan Jepang? bila belum pernah makan Makanan Jepang, jawab saja yang jujur bahwa kamu tidak pernah memakan makanan Jepang. Tapiii, saya sangat ingin mencoba makanan Jepang dan berusaha beradaptasi apabila terpilih dan berangkat kesana.
  6. Percaya diri (PD) itu baik, tapi jangan sampe kepedeanmu itu menunjukkan kesan sombong.
  7. Angkat dan puji lah kebudayaan atau teknologi Jepang. karena satu, orang Jepang itu sangat senang dipuji 🙂
  8. Selamat mencoba! 🙂

Last…

Hasil wawancara biasanya diumumkan awal Bulan Desember. Apabila kamu terpilih BEASISWA KE JEPANG MONBUSHO, kamu akan berangkat ke Jepang sekitar awal bulan April tahun Depan. Silahkan bagi kamu para pencari beasiswa, Beasiswa Monbukagakusho ini sangat worth it dicoba. Selamat mencoba ya!

Ditunggu ya kedatangaannya di Jepang 🙂

14 Thoughts to “BEASISWA KE JEPANG”

  1. Helloo kak, saya Dhamas Bhagas mahasiswa d3 teknik mesin UGM angkatan 2016, nah googling” eh ketemu di blog ini, dan sekalian deh mau nanyaa, apakah di Jepang ada beasiswa internasional untuk ekstensi d3 ke s1. soalnya karo nyari di indonesia saya yakin akan kesulitan, boleh dong sharing infonya. terima kasih kak 🙂

    1. halo dhamas. sepertinya ada deh beasiswa untuk program ekstensi ke d4. tapi biasanya orang yang dapet beasiswa itu sebelumnya sudah pernah ikut program exchange disekolah d3 Jepang dan sudah kenal dengan professornya. jadi, mungkin saran saya coba kamu cari2 sekolah college Jepang ( dalam bahasa Jepang : KOSEN ), lalu kamu cari2 laboratorium yang cocok dengan tema skripsi d3 kamu. trus kalau bisa kamu kontak professornya dengan email. seperti itu duu sih saran saya. Ganbatte kudasai yaa

      1. Tapi semisal dari D3 ke S1/bachelor susah ya kak.. apa harus ke D4?
        Rencana juga mau ambil exchange, tapi kalo semisal udah exchange nih, mau lanjut di univ itu bisa langsung keterima gak yaaa… itung” biar tenang gtu kak hehe.. 🙂
        Boleh minta Id line atau email kak?

        1. oh bisa aja sih. tapi kayanya kamu harus bisa jago bahasa jepangnya. karena test ujian masuknya kalau ekstensi ke s1 itu pake bahasa jepang umumnya. kalau menurut saya sih, peluang besarnya kamu ekstensi ke d4 aja dulu. abis itu kalau memungkinkan dari d4 kamu bisa tes ke s2.

  2. Maaf ka, saya dari d3 sipil undip pengen lanjut s1 dgn beasiswa ke jepang, bagaimana ya kak? Saya ingin sekali meneruskan ke jepang. Terimakasih banyak semoga dibalas.

    1. oh iya. kalau kamu mau lanjut beasiswa ke jepang dari d3, itu biasanya harus udah ada kenalan college yang menyediakan program d4. jadi kalau kamu udah pernah exchange ke jepang sebelumnya itu akan lebih baik. dan coba cari2 aja beasiswa asja, atau kessempatan exchange ke college d3 sini. semoga menbantu, terimakasih

  3. Halo kak, setelah saya tamat SMA, saya ingin melanjutkan D2 di Jepang. Biasanya berapa nilai rata2 rapot yang harus dikejar agar bisa diterima beasiswa?

    1. halo windi. boleh, d2 juga menurut saya bagsu kok. kesempatannya juga terbuka lebar, testnya juga lebih mudah cuma mtk kalau tidak salah. kamu persiapkan nilai un saja yang bagus dan diperdalam ilmu mtknya. semangat ya!

  4. kak, kalau beasiswa untuk d3 kebidanan mau ke d4 atau s1 jepang ada gak sih? udah cari, kalau kebidanan tuh susah banget atau kaya nyaris gak ada ya beasiswa nya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *